PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

SIAPAKAH Perekam Medis dan Informasi Kesehatan?

Berdasarkan PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PEKERJAAN PEREKAM MEDIS,  Perekam Medis adalah seorang yang telah lulus pendidikan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan.

Sedangkan Rekam Medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kepada pasien pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman merupakan Manajemen Pelayanan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.

Untuk dinyatakan sebagai PMIK seseorang harus memiliki Surat Izin Kerja Perekam Medis yang selanjutnya disingkat SIK Perekam Medis sebagai bukti tertulis yang diberikan untuk menjalankan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Untuk dapat melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan secara profesional Perekam Medis harus memiliki batasan kemampuan minimal yang harus dikuasai yang disebut Standar Profesi Perekam Medis.

Pelantikan Pengurus DPD PORMIKI

Organisasi Profesi PMIK adalah Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia PORMIKI

Kualifikasi Perekam Medis
Berdasarkan pendidikan Perekam Medis dikualifikasikan sebagai berikut:
    a. Standar kelulusan Diploma tiga sebagai Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan;
    b. Standar kelulusan Diploma empat sebagai Sarjana Terapan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
    c. Standar kelulusan Sarjana sebagai Sarjana Rekam Medis dan Informasi Kesehatan; dan
    d. Standar kelulusan Magister sebagai Magister Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.

Sertifikat Kompetensi dan STR Perekam Medis

Perekam Medis untuk dapat melakukan pekerjaannya harus memiliki STR Perekam Medis.
Untuk dapat memperoleh STR Perekam Medis harus memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
STR Perekam Medis dikeluarkan oleh MTKI dengan masa berlaku selama 5 (lima) tahun.

Dimana PMIK dapat Bekerja?

Perekam Medis yang memiliki SIK Perekam Medis dapat melakukan pekerjaannya pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan berupa:
    a. puskesmas;
    b. klinik;
    c. rumah sakit; dan
    d. fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaannya, Perekam Medis mempunyai kewenangan sesuai dengan kualifikasi pendidikan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 yaitu:

a. Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, mempunyai kewenangan sebagai berikut:
    1. melaksanakan kegiatan pelayanan pasien dalam manajemen dasar rekam medis dan informasi kesehatan;
    2. melaksanakan evaluasi isi rekam medis;
    3. melaksanakan sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis sesuai terminologi medis yang benar;
    4. melaksanakan indeks dengan cara mengumpulkan data penyakit, kematian, tindakan dan dokter yang dikelompokkan pada indeks;
    5. melaksanakan sistem pelaporan dalam bentuk informasi kegiatan pelayanan kesehatan;
    6. merancang struktur isi dan standar data kesehatan, untuk pengelolaan informasi kesehatan;
    7. melaksanakan evaluasi kelengkapan isi diagnosis dan tindakan sebagai ketepatan pengkodean;
    8. melaksanakan pengumpulan, validasi dan verifikasi data sesuai ilmu statistik rumah sakit;
    9. melakukan pencatatan dan pelaporan data surveilans;
    10. mengelola kelompok kerja dan manajemen unit kerja dan menjalankan organisasi penyelenggara dan pemberi pelayanan kesehatan;
    11. mensosialisasikan setiap program pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan;
    12. melaksanakan hubungan kerja sesuai dengan kode etik profesi;
    13. melakukan pengembangan diri terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

b. Sarjana Terapan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, mempunyai kewenangan sebagai
berikut:
    1. mengidentifikasi masalah-masalah teknologi informasi yang berkaitan dengan pelayanan manajemen rekam medis dan informasi kesehatan.
    2. merancang sistem evaluasi isi rekam medis manual dan elektronik;
    3. merancang struktur isi dan standar data kesehatan, untuk pengembangan informasi kesehatan;
    4. memvalidasi kelengkapan diagnosis dan tindakan medis sebagai ketepatan pengkodean;
    5. memvalidasi indeks dengan cara menilai kumpulan data penyakit, kematian, tindakan dan dokter yang dikelompokkan pada indeks;
    6. memvalidasi kumpulan dan verifikasi data sesuai dengan jenis formulir survei;
    7. mengevaluasi sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis dalam pembiayaan kesehatan;
    8. melaporkan hasil monitoring kinerja mutu pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi;
    9. menganalisa dan mengevaluasi pengelolaan manajemen unit
kerja serta menjalankan organisasi fasilitas pelayanan kesehatan;
    10. menyelesaikan masalah secara prosedural baik manual/elektronik; dan
    11. melaksanakan hubungan kerja sesuai dengan kode etik profesi.

c. Sarjana Rekam Medis dan informasi Kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, mempunyai kewenangan sebagai berikut:
    1. membuat identifikasi permasalahan ilmu pengetahuan dan teknologi;
    2. merancang dan mengembangkan sistem jaringan rekam medis manual dan elektronik;
    3. menganalisa kegiatan manajemen rekam medis dan informasi kesehatan;
    4. membuat rancangan alternatif solusi pengelolaan informasi kesehatan dengan menggunakan prinsip-prinsip sistem rekam medis dan informasi kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan;
    5. menciptakan rancangan baru (inovasi) alternatif solusi pengelolaan informasi kesehatan dengan enggunakan prinsipprinsip sistem rekam medis dan informasi kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan;
    6. melakukan pengawasan pengelolaan informasi kesehatan dengan menggunakan prinsip-prinsip sistem rekam medis dan informasi kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan;
    7. merancang dan mengembangkan struktur isi dan standar data kesehatan, untuk pengembangan informasi kesehatan;
    8. memvalidasi kelengkapan diagnosis dan tindakan medis sebagai ketepatan pengkodean;
    9. memvalidasi indeks dengan cara menilai kumpulan data penyakit, kematian, tindakan dan dokter yang dikelompokkan pada indeks
    10. memvalidasi kumpulan dan verifikasi data sesuai dengan jenis formulir survei;
    11. mengevaluasi sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis;
    12. melakukan komunikasi kemitraan peneliti di bidang manajemen informasi kesehatan dengan menggunakan prinsip-prinsip sistem rekam medis dan informasi kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan;
    13. melakukan analisis data menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi;
    14. memberikan kontribusi pada kegiatan riset bidang pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan; dan
    15. melaksanakan hubungan kerja sesuai dengan kode etik profesi

d. Magister Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, mempunyai kewenangan sebagai berikut:
    1. mengembangkan desain rekam medis elektronik sesuai kebutuhan sistem pelayanan dan pelaporan dengan menggunakan biostatistik;
    2. mengembangkan desain yang spesifik sesuai kebutuhan pengembangan modul penelitian bersama dengan kelompok profesi lain;
    3. mengembangkan kemampuan analisa trend penyakit dan mendistribusikan sesuai dengan otorisasi akses dan keamanan data;
    4. mengembangkan kerja sama dengan tim epidemiologi dalam mendesain rancangan survei penyakit serta dalam demografi kependudukan;
    5. mengembangan sistem informasi kesehatan masyarakat berbasis website/ situs; dan
    6. mengembangkan sistem evaluasi pelayanan rekam medis elektronik yang dipublikasikan.

Perekam Medis dalam memberikan pelayanan harus sesuai dengan kompetensi, berdasarkan pendidikan dan pelatihan serta berkewajiban mematuhi Standar Profesi Perekam Medis.

Bentuk pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan yang dilakukan oleh Perekam Medis meliputi:
a. pelayanan rekam medis berbasis kertas (paper based document);
b. pelayanan rekam medis manual dan registrasi komputerisasi;
c. pelayanan manajemen rekam medis dan informasi kesehatan;
d. pelayanan sistem informasi kesehatan terpadu; dan e. pelayanan manajemen informasi kesehatan elektronik dengan
menggunakan perangkat informatika kesehatan.

Dalam melakukan pekerjaannya, Perekam Medis wajib melakukan proses pencatatan/perekaman sampai dengan pelaporan.

Dalam menjalankan pekerjaannya, Perekam Medis mempunyai hak:
    a. memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan sesuai standar profesi Perekam Medis;
    b. memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari klien dan/atau keluarganya;
    c. melaksanakan tugas sesuai dengan kompetensi;
    d. menerima imbalan jasa profesi; dan
    e. memperoleh jaminan perlindungan terhadap risiko kerja yang berkaitan dengan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Dalam melaksanakan pekerjaannya, Perekam Medis mempunyai kewajiban:
    a. menghormati hak pasien/klien;
    b. menyimpan rahasia pasien/klien sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    c. memberikan data dan informasi kesehatan berdasarkan kebutuhan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    d. membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; dan
    e. mematuhi standar profesi, standar pelayanan, dan standar prosedur operasional.

© 2019 STIKes TARUMANAGARA - Tarumanagara School of Health Sciences